Jumat, 26 Februari 2010

tak seorang pun sempurna


Tak seorang pun sempurna.
Mereka yang mau belajar dari kesalahan adalah bijak.
Menyedihkan melihat orang berkeras bahwa mereka benar meskipun terbukti salah
Bila kita mengisi hati kita dengan penyesalan untuk masa lalu dan kekhawatiran untuk masa depan,kita tak memiliki hari ini untuk kita syukuri.

Pikiran yang terbuka dan mulut yang tertutup, merupakan suatu kombinasi kebahagiaan.
Semakin banyak Anda berbicara tentang diri sendiri,
semakin banyak pula kemungkinan untuk Anda berbohong.

Jika Anda tidak bisa menjadi orang pandai, jadilah orang yang baik.

Iri hati yang ditunjukan kepada seseorang akan melukai diri sendiri.
Anda cuma bisa hidup sekali saja di dunia ini,
tetapi jika anda hidup dengan benar,sekali saja sudah cukup.

Kenangan indah masa lalu hanya untuk dikenang, bukan untuk diingat-ingat.
Rasa takut bukanlah untuk dinikmati,tetapi untuk dihadapi.
Orang bijaksana selalu melengkapi kehidupannya dengan banyak persahabatan.

Buka mata kita lebar-lebar sebelum menikah,
dan biarkan mata kita setengah terpejam sesudahnya
Persahabatan sejati layaknya kesehatan, nilainya baru kita sadari setelah kita kehilangannya

Bertemanlah dengan orang yang suka membela kebenaran.
Dialah hiasan dikala kita senang dan perisai diwaktu kita susah
Namun kita tidak akan pernah memiliki seorang teman,
jika kita mengharapkan seseorang tanpa kesalahan.
Karena semua manusia itu baik kalau kita bisa melihat kebaikannya
dan menyenangkan kalau kita bisa melihat keunikannya
tapi semua manusia itu akan buruk dan membosankan
kalau kita tidak bisa melihat keduanya.

Semulia-mulia manusia ialah siapa yang mempunyai adab,
merendahkan diri ketika berkedudukan tinggi,
memaafkan ketika berdaya membalas dan bersikap adil ketika kuat.

Sesungguhnya sebagian perkataan itu ada
yang lebih keras dari batu,lebih tajam dari tusukan jarum,
lebihpahit daripada jadam dan lebih panas daripada bara.
Sesungguhnya hati adalah ladang,
maka tanamkanlah ia dengan perkataan yang baik
karena jika tidak tumbuh semuanya (perkataan yang tidak baik)
niscaya tumbuh sebagiannya

Tidak ada simpanan yang lebih berguna
daripada ilmu.
Tidak ada sesuatu yang lebih beruntung daripada adab.
Tidak ada kawan yang lebih bagus daripada akal.
Tidak ada benda ghaib yang lebih dekat daripada maut.

from : syafruddin






Rabu, 24 Februari 2010

siapa ??

بِسمِ اللَّهِ الرَّحمٰنِ الرَّحيمِ

Siapakah orang yang sibuk?
Orang yang sibuk adalah orang yang tidak mengambil berat akan waktu solatnya seolah-olah ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman a.s

Siapakah orang yang manis senyumanya?
Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang ditimpa musibah lalu dia kata "Inna lillahi wainna illaihi rajiuun." Lalu sambil
berkata,"Ya Rabbi Aku redha dengan ketentuanMu ini", sambil mengukir senyuman.


Siapakah orang yang kaya?
Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dan tidak lupa akan kenikmatan dunia yang sementara ini.

Siapakah orang yang miskin?
Orang yang miskin adalah orang tidak puas dengan nikmat yang ada sentiasa menumpuk-numpukkan harta.

Siapakah orang yang rugi?
Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih berat untuk melakukan ibadat dan amal-amal kebaikan.

Siapakah orang yang paling cantik?
Orang yang paling cantik adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik.

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas?
Orang yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa amal-amal kebaikan di mana kuburnya akan di perluaskan saujana mata memandang.

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi dihimpit?
Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak membawa amal-amal kebaikkan lalu kuburnya menghimpitnya.

Siapakah orang yang mempunyai akal?
Orang yang mempunyai akal adalah orang-orang yang menghuni syurga kelak kerana telah mengunakan akal sewaktu di dunia untuk menghindari siksa neraka.

wallaahu a'lam..







malam pertama



Satu hal sebagai bahan renungan kita...

Untuk merenungkan indahnya malam pertama..

Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawiah semata..

Bukan malam pertama masuk ke kisah Adam dan Hawa..

Justru malam pertama 'perkawinan' kita dengan Sang Maut..

Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara..


Hari itu...

mempelai sangat dimanjakan..

Mandipun, harus dimandikan..

Seluruh badan kita terbuka....

Tak ada sehelai benang pun menutupinya..

Tak ada sedikitpun rasa malu...

Seluruh badan digosok dan dibersihkan..

Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan..

Bahkan lubang ? lubang itupun ditutupi kapas putih...

Itulah diri kita....

Itulah jasad kita waktu itu..

Setelah dimandikan...


Kitapun akan dipakaikan gaun yang cantik berwarna putih

Kain itu ...

jarang orang memakainya, karena barang ini sangat terkenal..

yaitu kain 'Kafan'..

Wangian ditaburkan ke baju kita...

Dibahagian kepala, badan, dan kaki diikatkan..

Tataplah....tataplah...

itulah wajah kita..


Keranda pelaminan langsung disiapkan..

Pengantin bersanding sendirian...

Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetangga..

Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul kita..

Diiringi langkah perlahan seluruh keluarga..

Serta rasa haru para handai taulan..

Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah kudus..

Akad nikahnya bacaan talkin...

Berwalikan liang lahat..

Saksi - saksinya nisan-nisan..

yang tlah tiba duluan..


Siraman air mawar..

pengantar akhir kerinduan dan akhirnya.....

Tiba masa pengantin..

Menunggu dan ditinggal sendirian...

Untuk mempertanggungjawabkan seluruh langkah kehidupan..

Malam pertama bersama 'kekasih'..

Ditemani rayap - rayap dan cacing tanah..

Di kamar bertilamkan tanah..

Dan ketika 7 langkah telah pergi....

Kitapun akan ditanyai oleh sang Malaikat...

Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...

Ataukah kita kan memperoleh Siksa Kubur.....

Kita tak tahu...

dan tak seorangpun yang tahu....

Tapi anehnya kita tak pernah rasa ketakutan....

Padahal nikmat atau siksa yang akan kita terima..

Kita pasti menitiskan air mata...

Seolah barang berharga yang sangat mahal...

Inilah masa menunggu sebelum tibanya hari akhir dari segala-galanya..

Akankah sejak malam ini kita menunggu untuk ke surga atau ke neraka..

Mungkin tak pantas kita rasanya menjadi ahli syurga...

Tapi....tapi ....

sanggupkah kita menjadi ahli neraka...

Wahai Sahabat...

ku mohon maaf...

jika malam itu aku tak menemanimu..

Bukan aku tak setia...

Bukan aku berkhianat....

Tapi itulah komitmen azali tentang hidup dan kehidupan..

Rasa sayangku padamu lebih dari apa yang kau duga..


Bersamalah kita berdo'a...
semoga kita bisa dapat khusnul khotimah sehingga jadi ahli syurga.
Amien....







Related Posts with Thumbnails